Pengikut

Senin, 27 Maret 2017

Betapa Pentingnya Air dalam Kehidupan Kita

Allah berfirman :


أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُو(٣٠)
Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman? (QS. 21:30)
Bukankah dulu air diturunkan dari ruang angkasa sehingga menghidupkan planet bumi setelah kematiannya? 
Marilah kita menghormati makhluk yang bernama air ini dengan menyayanginya, menjaga kebersihannya, dan tidak menghambur-hamburkanya. Biasakan untuk memberi pesan positif, seperti "Bismillahirrahmanirrahim" setiap berurusan dengan air.
Pantaslah seorang Kiai dengan medium air putih yang didoakan dapat menyembuhkan penyakit, tentunya atas izin Allah S.w.t. Sesungguhnya, air yang bermuatan doa bisa menyembuhkan tubuh dan jiwa. Air di otak dan di tubuh manusia akan beresonansi atas pesan-pesan positif. Air di alam, di tumbuh-tumbuhan, dan di tubuh binatang akan ikut bergetar bersama oleh doa.
Dunia akan berangsur menjadi positif melalui sikap kita terhadap air. Pikiran dan ucapan melahirkan getaran(vibrasi) yang bisa mengubah susunan molekul benda-benda. Doa dan dzikir yang khusyuk, yang bila dilakukan secara terfocus, mempunyai kekuatan dahsyat untuk mengubah apa pun di dunia melalui air dengan izin Allah S.w.t. Doa dan dzikir bersama akan melipat gandakan kekuatannya, Insya Allah. (Sudarmojo Agus H. 2008. Menyibak Rahasia Sains Bumi dalam Al-Qur'an. Bandung: Mizan Media Utama.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar